Apa Itu Representasi? Berikut Penjelasannya!

Apa Itu Representasi

Apa itu representasi adalah istilah yang sangat umum. Artian lain dari, apa itu representasi adalah bahasa  yang muncul dalam obrolan sehari hari. Apa arti representasi adalah cara manusia memahami lingkungannya satu sama lainnya.

Jadi, makna apa itu representasi adalah istilah yang digunakan dalam berbagai bidang dan profesinya. Konsep yang digunakan dalam psikologi dan ilmu filsafat, studi film dan sastra bahasa, media dan komunikasi yang beragam.

Juga bisa berbentuk tindakan berbicara atau perilaku atas nama seseorang atau keadaan yang diwakilkan. Maknanya juga bisa berarti deskripsi penggambaran seseorang atau sesuatu dengan cara spesifik.

Apa itu Representasi dan Contohnya?

Apa itu Representasi dan Contohnya?

 

Dan adapun, apa itu representasi dan contohnya? Adalah bertindak atau melayani atas nama atau menggantikan sesuatu hal. Contohnya, adalah “seorang pengacara yang memberikan perwakilan hukum untuk klien”. Contoh lainnya ” karikatur dalam adalah representasi berlebihan atau rupa seseorang berwujud”.

Selain itu, artian ini juga dapat merujuk pada sebuah tanda, model, atau gambar yang menunjukkan kemiripan seseorang atau sama. Contohnya,” mawar merah dapat mewakili cinta, dan merpati adalah representasi perdamaian”.

Adapun sebagai konsep untuk, menghubungkan bahasa dan makna adalah. Proses dimana sebuah objek ditangkap oleh indra seseorang, lalu masuk ke akal untuk diproses yang hasilnya adalah sebuah konsep atau ide dengan bahasa akan disampaikan. Atau tergantung bagaimana seseorang itu mengungkapkannya melalui bahasanya. Dan juga sangat tergantung dengan bagaimana pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang yang melakukan penyampaiannya.

Apa Kata Lain dari Representasi?

Apa Kata Lain dari Representasi?

Dalam penyebutannya, apa kata lain dari representasi ?

sinonimnya adalah :

  • Perwakilan
  • Agen
  • Cabang
  • Delegasi
  • Duta

Contoh Representasi

Contoh Representasi

Adapun contoh representasi adalah, Berawal dari penangkapan stimulus oleh alat indra yang sering kita sebut sebagai merasakan sensasi yang biasa manusia dapatkan dari kelima alat indra manusia meliputi (mata, telinga, hidung, lidah dan kulit).

Sensasi yang ditangkap kelima alat indra yang selanjutnya kita maknai seperti, melihat sesuatu yang indah, membau parfum yang wangi, mendengar suara yang lembut, merasakan pedas saat makan, merasakan permukaan yang halus pada keramik itu disebut dengan persepsinya.

Ketika kita melihat bunga mawar sebagai objek lalu kita membahasakan dengan lisan atau tulisan bahwasannya itu indah, sesuatu yang tergambar di otak kita itulah yang biasa kita sebut konsep (dalam hal ini indah atau tidak indah). Indah tidak indahnya bunga mawar tersebut tergantung siapa subjek yang mengatakannya.

Misanyal “saya mengatakan bahwasanya bunga mawar tersebut indah karena berwarna merah marun. Namun teman saya mengatakan bahwasanya bunga mawar yang sama dengan bunga mawar yang saya lihat tidaklah indah meskipun berwarna merah muda”.

Perbedaan pendapat mengenai bunga mawar ini tidak begitu aneh. Karena semua manusia memiliki pengalaman dan pengetahuan yang berbeda artian. Contoh lainnya pada penilaian bunga mawar itu sendiri. Mengapa saya mengatakan bunga mawar yang berwarna merah itu cantik?

Karena saya memiliki persepsi bahwasanya warna merah adalah warna yang berani dan berwibawa, warna yang cerah dan selalu mencuri perhatian. Dan, mengapa teman saya mengatakannya tidak indah? Apakah mungkin saja ia pernah memiliki pengalaman buruk dengan warna merah.

Misalkan, ia pernah melihat kecelakaan yang membuat si korban berlumuran darah yang banyak. Akhirnya dari pengalaman yang ia milikinya itu, membuatnya merasa takut setiap kali melihat warna merah. Karena  ketika melihat warna merah ia selalu teringat dengan kecelakaan yang mengerikan. Contoh dalam sebuah cerita.

Mungkin sekian dari artikel ini, terima kasih dan sampai jumpa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.