Apa itu Telur Cacing Kremi?

Telur Cacing Kremi

Halo teman teman, bagaimana kabar kalian semua? Pada kesempatan kali ini aku akan membahas tentang telur cacing kremi. Hewan yang satu ini adalah salah satu parasit yang dapat merasuki tubuh orang. Hewan ini memiliki ciri ciri berukuran kecil, tipis, berwarna putih, dan juga berbentuk seperti benang yang panjang antara 2 mm dan juga 13mm.

Cacing ini dapat hidup di usus selama sekitar 5 sampai 6 minggu dan kemudian akan mati. Sebelum mati, pada malam hari cacing betina ini akan bertelur di bagian anus. Telurnya memiliki ukuran yang sangat kecil namun dapat menyebabkan gatal disekitar anus dan juga dapat menghasilkan lendir. Berikut ini adalah beberapa gejala jika kalian terserang oleh hewan ini:

  1. Sering mengompol
  2. Hilangnya nafsu untuk makan
  3. Kesulitan tidur atau insomnia
  4. Berat badan berkurang
  5. Infeksi kulit di sekitar anus
  6. Nyeri perut dan mual

Berikut itu adalah beberapa gejala yang dapat terjadi jika kalian mengalami infeksi hewan yang satu ini.

Apa Penyebab Cacing Kremi Keluar Dari Dubur?

Apa Penyebab Cacing Kremi Keluar Dari Dubur?

Pernah tidak sih kalian bertanya apa penyebab cacing kremi keluar dari dubur?

Terkadang ketika sedang tertidur seseorang tidak sadar menggaruk bagian disekitar anus untuk meringankan rasa gatal. Hal ini dapat menyebabkan telur pada cacing berpindah ke jari dan terletak dibawah kuku. Telur pada jari ini dapat dengan mudah berpindah ke mulut dan tertelan.

Telur cacing kremi dapat bertahan hidup hingga dua minggu jika berada pada luar tubuh dan dapat jatuh dari kulit disekitar anus dan menempel pada kasur, pakaian, dan sebagainya. Telurnya dapat mengkontaminasi udara, barang barang dan juga makanan. Telur yang masuk ke dalam tubuh manusia dapat menetas dan berkembang menjadi cacing yang dewasa.

Dimana Letak Cacing Kremi?

Dimana Letak Cacing Kremi?

Apakah kalian juga bertanya tanya tentang dimana letak cacing kremi? Hewan ini adalah cacing kecil, tipis, dan berwarna putih, hewan ini biasanya hidup dan berkembang biak di dalam usus besar dan juga rektum manusia. Infeksi hewan ini dapat dialami oleh siapapun, tetapi kondisi ini lebih sering diderita oleh anak anak yang berusia sekitar 5 sampai 10 tahun.

Enterobiasis adalah infeksi yang sangat mudah menular dan juga paling banyak terjadi karena telur cacing kremi mudah tersebar dimana mana. Infeksi ini dapat menyebabkan gatal di anus yang sangat mengganggu penderitanya. Meski begitu, infeksi hewan ini tergolong mudah diatasi.

Berapa Lama Masa Inkubasi Cacing Kremi?

Apa Penyebab Cacing Kremi Keluar Dari Dubur?

Apakah kalian penasaran dan bertanya tanya tentang berapa lama masa inkubasi cacing kremi? Berikut ini adalah rangkuman dari inkubasi hewan ini:

  1. Dari anus, telurnya akan masuk kembali ke mulut apabila orang tersebut tidak mencuci tangannya setelah menyentuh area anus dan langsung makan.
  2. Setelah masuk ke dalam mulut, telur ini akan bergerak menuju ke usus halus dan menetas di sana menjadi larva.
  3. Larvanya akan terus berkembang di dalam usus halus dan saat sudah dewasa akan bergerak ke bagian cecum di usus besar dan menetap di sana.
  4. Betina yang sudah dewasa dan dapat bertelur akan bergerak ke area anus saat malam hari lalu menetaskan telurnya.
  5. Dalam waktu 4-6 jam setelah dikeluarkan dari tubuh yang dewasa, telurnya sudah dapat menginfeksi dan siklus hidupnya pun akan kembali berulang apabila orang tersebut tidak kunjung menjaga kebersihan pada dirinya.

Waktu yang dibutuhkan hewan ini untuk berkembang dari telur menjadi dewasa adalah satu bulan. Sementara itu, masa hidup yang dewasa di dalam tubuh adalah sekitar dua bulan.

 

Berikut adalah pembahasan saya seputar telur cacing kremi. Semoga artikel saya dapat membantu teman teman sekalian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.