Apa yang Dimaksud Dengan Metamorfosis?

Apa yang Dimaksud Dengan metamorfosis

Jika kalian melihat kupu-kupu yang sedang terbang, maka kalian akan kagum dengan  kecantikan sayap kupu-kupu. Namun tahukah kalian, Sebelum menjadi kupu-kupu  yang cantik, Bagaimanakah wujudnya? Kupu-kupu  merupakan salah satu hewan yang mengalami metamorfosis. Bahkan ia mengalami metamorfosis yang sangat sempurna karena wujud sebelum dan sesudah metamorfosis sangatlah berbeda. Lalu apakah kalian mengerti, apa yang dimaksud dengan metamorfosis.

Oleh karena itu, artikel kali ini akan membahas tentang apa yang dimaksud dengan metamorfosis dan jenis-jenis metamorfosis. Definisi metamorfosis adalah Proses perkembangan secara biologi pada hewan tertentu dengan melibatkan perubahan tampilan fisik serta struktur kelahiran hingga dewasa. Cobalah kalian untuk memperhatikan perubahan Larva nyamuk menjadi nyamuk dewasa maka kalian pun akan dapat memahami apa yang dimaksud dengan metamorfosis.

Kata metamorfosis berasal dari bahasa Yunani yang dapat dibagi menjadi tiga kata yaitu   meta, morphe dan osis. Kata yang pertama yaitu Meta  yang memiliki arti ( di antara, setelah dan sekitar ). Yang kedua adalah morphe  yang berarti ( bentuk ). Kata yang terakhir adalah OSIS dan memiliki arti  ( bagian dari ). Jika ketiga kata tersebut digabungkan maka Dapat disimpulkan apa yang dimaksud dengan metamorfosis yaitu Perubahan bentuk pada suatu hewan yang terjadi selama perkembangan postembrionik masih berlangsung.

Apa Saja Jenis Jenis Metamorfosis?

Apa Saja Jenis Jenis Metamorfosis?

Setelah mempelajari definisi dari metamorfosis, kemudian apa saja jenis jenis metamorfosis? Berdasarkan tahap  perkembangannya  metamorfosis dibagi menjadi dua. Keduanya yaitu, metamorfosis tahap  sempurna  atau yang disebut holometabola,  dan metamorfosis  tahap tidak sempurna Atau yang disebut  hemimetabola.

  • Metamorfosis tahap sempurna  /  holometabola

Definisi dari metamorfosis sempurna yaitu pertumbuhan suatu hewan yang  melalui tahap telur, larva,  pupa dan dewasa.Berikut ini adalah penjelasan dan urutan fase  tahap sempurna :

  • Tahap Telur

Tahap atau fase  pertama dari  tahap sempurna yaitu telur. Dalam Fase ini,  telur yang dihasilkan dari induk berasal dari fertilisasi dengan induk berkelamin jantan. Biasanya telur diletakkan   pada habitat aslinya hingga menetas dan berubah ke fase selanjutnya.

  • Tahap Larva

Setelah telur menetas akan menjadi larva dan mulai aktif untuk mencari makan. Pada tahap ini juga akan mengalami perubahan  kulit  hingga siap dapat ke  tahap selanjutnya yaitu pupa

  • Tahap Pupa

Wujud pupa biasanya sama dengan larva namun hanya ukuran saja yang membedakan. Ukuran pupa ini lebih besar dan memiliki suatu  rangka  luar untuk melindungi tubuh. Rangka luar pelindung tubuh ini disebut kepompong atau kokon.

  • Tahap Imago

Setelah keluar dari kepompong atau kokon, hewan akan mengalami perubahan wujud atau perubahan fisik. Perubahan yang terjadi tersebut merupakan salah satu tanda metamorfosis  yang sempurna dan tanda hewan tersebut  telah menjadi dewasa. Pada tahap ini, hewan telah a menginjak tahap sempurna atau dewasa  dan dapat melawan predator.

Berikut ini adalah beberapa contoh hewan yang mengalami metamorfosis tahap sempurna yaitu  : Kupu-kupu, katak dan nyamuk. Salah satu ciri tahap  sempurna yaitu Mengalami perubahan wujud yang sangat berbeda dari wujud lahir hingga wujud dewasa.

  • Metamorfosis tahap  tidak sempurna  /  Hemimetabola

Berbeda  dengan sebelumnya, Arti dari hemimetabola ini merupakan perubahan wujud suatu hewan yang tidak sempurna atau tidak terlalu banyak berubah wujud fisik baik dari menetas hingga menjadi dewasa. Tahap-tahap tidak sempurna ini hanya memiliki tiga tahap yaitu telur, nimfa, dan Imago.

  • Tahap telur

Sama seperti Jenis tahap sempurna, Telur terjadi karena perkawinan antara jantan dan betina sehingga menghasilkan telur dan biasanya telur diletakkan di habitat  hingga menetas dan menjadi tahap selanjutnya yaitu nimfa.

  • Tahap Nimfa

Setelah telur menetas maka akan menjadi nimfa. Pada tahap ini berbeda dengan tahap  larva pada metamorfosis sempurna. Jika tahap larva wujud dari larva itu akan mengalami perbedaan wuud yang signifikan  dengan wujud dewasa atau Imago. Namun pada tahap nimfa  wujud dari nimfa sendiri akan tidak jauh berbeda atau dikatakan sama hanya berbeda ukuran dengan wujud dewasa atau Imago.

Biasanya pada tahap nimfa, Hewan akan belajar mencari makan Dan masih belum bisa memproteksi atau menjaga diri dari serangan predator. Selain itu  juga, hewan masih beradaptasi pada lingkungan habitatnya hingga bertumbuh ke tahap selanjutnya  yaitu  tahap imago.

  • Tahap Imago

Setelah menginjak tahap atau fase Imago terlihat bahwa hewan ini mengalami metamorfosis tidak sempurna karena dapat dilihat dari wujudnya. Wujud dari Imago sendiri akan  tidak jauh berbeda dengan wujud nimfa. Yang mengalami perbedaan hanya ukuran tubuh hewan tersebut saja.

Berikut ini adalah beberapa contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna yaitu : belalang kecoa kepik capung dan lain sebagainya. Beberapa hewan tersebut mengalami metamorfosis dan perubahan wujud,  namun perubahan itu tidak terlihat secara signifikan dari sebelum dan sesudah mengalami  metamorfosis. Satu yang berubah hanyalah  ukuran tubuhnya saja

 Metamorfosis Kupu-Kupu

 Metamorfosis Kupu-Kupu

Setelah mempelajari jenis-jenis perubahan  berdasarkan tahapnya. Salah satu contoh yang yang mengalami tahap sempurna yaitu metamorfosis kupu-kupu. Wujud larva kupu-kupu akan jauh berbeda dengan wujud kupu-kupu setelah keluar dari kepompong. Oleh  kerana itu, jika  kalian  memperhatikan perbedaannya maka  kupu-kupu  akan termasuk mengalami tahap perubahan yang sempurna.

Metamorfosis kupu-kupu merupakan perubahan biologis yang dialami kupu-kupu dari wujud larva hingga dewasa. Kupu-kupu akan melalui beberapa fase yaitu telur Larva dan pupa serta Imago. Berikut ini adalah  penjelasan tahap-tahap yang dilalui kupu-kupu:

  •  Fase  telur

Pada tahap ini biasanya kupu-kupu dewasa akan bertelur dan meletakkan telurnya satu demi satu di tanaman Inang. Bagian yang digunakan untuk meletakkan telur biasanya yaitu pada daun, tangkai, dan bagian tanaman dalam yang dapat digunakan sebagai makanan bagi Larva nya nanti ketika menetas.

Ukuran dari telur kupu-kupu sangatlah kecil yaitu sekitar 1 sampai 2 mm saja,  ja warna telur pun sangat beragam tergantung jenis kupu-kupu. Telur yang dihasilkan juga beragam mulai dari 30 butir, 100 butir, hingga 200 butir.

  •  Fase  Larva

Setelah  telur menetas maka selanjutnya yaitu menjadi larva atau ulat. Pada tahap ini di  Tandai dengan terjadinya perubahan kulit atau yang sering disebut dengan molting. Biasanya arva memiliki bentuk, wujud, warna da bulu yang berbeda beda. Pada tahap ini larva akan mencari makan di sekitar tanaman yang dihinggapi dan beradaptasi pada lingkungannya.

  • Fase Pupa

Pada tahap pupa,   larva akan istirahat dan berhenti mencari makan untuk mencapai tumbuh kembang yang sempurna. Biasanya  pada tahap ini larva dibungkus  oleh kepompong yang menjadikan tubuhnya tidak dapat bergerak hingga menjadi kupu-kupu yang cantik.

Jika diamati kepompong akan terlihat diam saja menempel pada tumbuhan inangnya. Akan tetapi di dalam kepompong terjadi perubahan besar dan perubahan itu akan terlihat setelah  kepompong itu menetas. Biasanya kepompong memiliki warna coklat dan hijau seperti tanaman inangnya. Hal ini berfungsi pertahanan diri atau berkamuflase dari predator.

  • Fase Imago

Setelah istirahat di kepompong maka kupu-kupu dewasa akan keluar dari kepompong setelah matahari terbit atau pada siang hari. Tujuan dari hal tersebut agar pengeringan sayap kupu-kupu lebih cepat dan dan bisa langsung terbang untuk mencari makan. Lama waktu keluarnya kupu-kupu dari pupa tergantung pada faktor kelembaba, suhu,  serta, cahaya, matahari di sekitar.

Metamorfosis Katak

Metamorfosis Katak

Contoh selanjutnya yang mengalami tahap perubahan sempurna yaitu katak.  Sama seperti kupu-kupu, metamorfosis katak melalui tahap yang sempurna. Namun, tahap yang dilalui berbeda yaitu : telur, berudu atau kecebong, katak muda, dan katak dewasa.

Berikut ini adalah penjelasan singkat dari tahap tahap perubahan katak. Pertama terjadi pembuahan antara induk jantan dan betina sehingga menghasilkan telur yang di letakkan di habitat. Setelah itu, telur menetas dan menjadi kecebong, Selanjutnya kecebong akan bertumbuh hingga  menjadi kecebong berkaki atau yang  dapat disebut katak muda,Setelah menjadi katak muda,Maka akan berubah secara signifikan menjadi katak  yang lebih dewasa. Perubahan itu dapat dilihat dari penambahan jumlah kaki dan perubahan ukuran.

Katak dikatakan mengalami perubahan yang sempurna karena jika diamati dari  berudu menetas hingga menjadi katak dewasa akan mengalami perubahan  wujud yang sangat signifikan. Salah satu perubahannya yaitu ketika menjadi kecebong katak tidak memiliki kaki hanya memiliki ekor yang membantu untuk berenang di air. Setelah menjadi katak dewasa tumbuhlah empat  kaki yang sempurna sehingga katak dapat bergerak di darat maupun air.

Begitulah artikel hari ini mengenai  perubahan wujud hewan dari telur hingga dewasa atau yang disebut metamorfosis. Sampai jumpa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.