Coba Jelaskan Kategori Alat Musik Menurut Fungsinya!

Jelaskan Kategori Alat Musik Menurut Fungsinya

Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai macam perbedaan, seperti halnya budaya, adat istiadat, ras, suku, agama, dan salah satunya yakni alat musik. Kesenian menjadi ciri khas yang dimiliki Indonesia, sebagai bentuk perlambang memiliki kekayaan budaya yang alami. Kesenian dari alat musik menjadi suatu kebanggaan penduduk Indonesia. Kali ini, saya akan membahas tentang jelaskan kategori alat musik menurut fungsinya

Pembahasan tentang jelaskan kategori alat musik menurut fungsinya terdiri dari beberapa bagian, yakni alat musik melodis, harmonis, dan ritmis. Setiap alunan lagu, memiliki irama melodi, keharmonisan dan nada yang berbeda-beda. 

Fungsi tersebut memiliki tujuan, sebagai pemberi warna yang berbeda-beda pada setiap lagu. Selain tentang jelaskan kategori alat musik menurut fungsinya, ternyata musik memiliki kategori lainnya, seperti berdasarkan cara memainkannya dan asal sumber bunyinya.

Menciptakan sebuah lagu tidak semudah yang dibayangkan, karena memiliki tingkat sulit yang tinggi untuk membuatnya. Biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Definisi dari alat musik yakni sebuah perangkat yang dapat mengeluarkan suara atau bunyi yang berbeda-beda, seperti senar, elektronik, perkusi, keyboard, dan sebagainya. Hal tersebut memiliki fungsi, karakter dan suara yang menjadi ciri khas untuk menghasilkan nada warna yang berbeda juga. Berikut penjelasan artikel mengenai macam-macam alat musik. Simak ulasan di bawah ini.

Menurut Fungsinya Alat Musik Tradisional Berfungsi untuk Apa Jelaskan?

Menurut Fungsinya Alat Musik Tradisional Berfungsi untuk Apa Jelaskan?

Alat musik termasuk warisan budaya secara turun temurun dari nenek moyang kita. Termasuk warisan yang tertua, maka sebagai generasi selanjutnya sepatutnya harus melestarikannya, agar budaya tersebut tidak hilang. Lalu, menurut fungsinya alat musik tradisional berfungsi untuk apa jelaskan?

  • Digunakan untuk pengiring sebuah pertunjukkan
    Dengan adanya alunan musik, nuansa pertunjukkan kesenian akan semakin lebih hidup. Para penonton akan lebih tertarik dan antusias untuk melihatnya. Selain untuk pertunjukkan seni, alunan musik dapat digunakan untuk pertunjukkan acara penting adat istiadat warga setempat.
  • Sebagai sarana media komunikasi
    Bunyi dan ketukan dalam sebuah lagu memiliki makna masing-masing di dalamnya. Biasanya digunakan untuk pertanda adanya suatu kegiatan, misal ketika akan ada kegiatan kerja bakti, salah satu warga akan memukul keras tiang listrik untuk memanggil seluruh warga. Alat yang sering digunakan yakni bedug masjid, kentongan, lonceng di gereja, dan sebagainya.
  • Sebagai sarana mengekspresikan diri dan kreativitas
    Bagi para pecinta musik, pasti memiliki ide kreatif dan dapat mengekspresikannya melalui media sebuah lagu. Selain sebagai hal media ekspresi diri, dapat digunakan untuk hobi dan kesenangan mereka terhadap  kesenian. 
  • Sebagai sarana upacara budaya
    Upacara budaya yang dimaksud adalah adat istiadat yang berkaitan dengan upacara kematian, kelahiran, perkawinan, serta upacara keagamaan lainnya. Setiap daerah memiliki kebudayaan musik yang berbeda, mulai dari bunyi hingga diyakini memiliki kekuatan spiritual.
  • Sebagai sarana hiburan masyarakat
    Setiap alunan lagu, menghasilkan suara harmonis yang dapat memberikan kesan kenyamanan untuk para pendengarnya. Lagu sebagai sarana hiburan, dapat meningkatkan kerja daya otak, sehingga seseorang dapat lebih fokus dalam kegiatan yang dilakukan.
  • Sebagai sarana peningkatan ekonomi masyarakat
    Maksud dari fungsi tersebut, yakni masyarakat akan memperoleh pendapatan lain, dari hasil kesenian yang ditunjukkan pada penonton. Selain sebagai mata pencaharian, fungsi ini sekaligus dapat melestarikan kebudayaan yang ada. 

Jelaskan Kategori Alat Musik Menurut Fungsinya

Jelaskan Kategori Alat Musik Menurut Fungsinya

Setelah mengetahui tentang jelaskan kategori alat musik menurut fungsinya. Selanjutnya, saya akan memberikan beberapa contoh jenis alat musik tradisional yang ada di Indonesia, antara lain :

  • Arumba terbuat dari bahan bambu, yang berasal dari daerah Jawa Barat.
  • Gong terbuat dari bahan besi kuningan, yang berasal dari Jawa Tengah. Cara memainkannya yakni dipukul.
  • Kecapi berasal dari daerah Sunda dan dimainkan dalam beberapa alunan lagu, seperti Mamaos Cianjuran, Tembang Sunda, dan Kacapi suling. Cara memainkannya dengan dipetik bagian senarnya, lalu akan mengeluarkan bunyi yang indah.
  • Bonang terbuat dari bahan besi kuningan, hampir sama dengan gong, tetapi posisinya tidak digantung. Cara memainkannya dengan dipukul.
  • Angklung terbuat dari bahan bambu dan berasal dari daerah Jawa Barat. Cara memainkannya yakni di goyang. Angklung salah satu alat musik yang terkenal di wilayah internasional.
  • Talindo berasal dari daerah Bugis, Makassar. Talindo digunakan untuk merayakan pesta panen bagi para petani. Cara memainkannya yakni dipetik bagian satu buah senar tersebut.
  • Lalove terbuat dari bahan bambu, bentuknya hampir sama dengan suling. Lalove berasal dari daerah Sulawesi Tengah. Cara memainkannya dengan ditiup.
  • Calung terbuat dari bahan bambu dan berasal dari daerah Jawa Barat.
  • Rebab memiliki bentuk seperti busur panah dan berasal dari daerah Jawa Barat. Cara memainkannya dengan digesek.

Alat Musik Ritmis

Alat Musik Ritmis

Alat musik ritmis adalah alat musik yang tidak mengeluarkan nada seperti musik melodis, biasanya dimainkan dengan cara dipukul. Memiliki bentuk yang sederhana dan tidak ada bagian khusus di dalamnya. 

Walaupun tidak memiliki nada seperti yang lainya, ritmis termasuk pengatur ritme, irama, ketukan dan birama pada alat musik. Tidak dipukul dengan tangan langsung seperti rebana, melainkan menggunakan bantuan bantalan stik sebagai alat pemukulnya.

Alat musik ritmis menjadi pelengkap di dalam instrumen musik harmonis. Berikut fungsi dari alat musik ritmis, antara lain :

  • Sebagai pengiring lagu
  • Penanda bagian lagu. Artinya, dalam sebuah lagu terdapat intro, verse dan reff. Nah, bagian itulah yang dimaksud dengan penanda lagu.
  • Sebagai penyempurna instrumen
  • Dapat digunakan untuk membantu koreografi pada lagu
  • Terakhir, sebagai penentu tempo

Contoh alat musik ritmis, yakni tifa, gendang, gandrang, gong, tamborin, drum, jimbe, cajon, dan masih banyak lagi lainnya.

Alat Musik Harmonis

Alat Musik Harmonis

Alat musik harmonis adalah bagian musik yang dapat menghasilkan lebih dari 3 nada secara bersamaan, hingga menghasilkan sebuah alunan harmoni pada lagu. Bagian terpenting yakni semua alat musik harmonis termasuk ke dalam jenis melodis. Sedangkan jenis melodis tidak termasuk ke dalam jenis harmonis.

Berikut contoh alat musik harmonis, antara lain :

  • Piano dapat dimainkan secara tunggal dan menghasilkan nada yang banyak untuk sebuah lagu.
  • Gitar memiliki 6 senar yang cocok digunakan untuk pengiring pertunjukkan musik. Cara memainkannya dengan dipetik.
  • Biola memiliki beberapa jenis lainnya, seperti cello, alto dan kontra bass. Kontra bass memiliki nada tertinggi daripada yang lainnya.
  • Harmonika berasal dari dari negara Cina dan cara memainkannya dengan ditiup.
  • Celempung berasal dari Jawa dan dimainkan dengan cara dipetik. Celempung memiliki 11 senar yang dapat menghasilkan nada yang indah.

Nah, itulah beberapa contoh alat musik harmonis. Sekian dari artikel mengenai jelaskan kategori alat musik menurut fungsinya, harmonis dan ritmis yang dapat saya sampaikan. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.