Inilah Metode Penelitian Kuantitatif Menurut Para Ahli!

Penelitian Kuantitatif Menurut Para Ahli

Penelitian adalah upaya untuk memperoleh fakta atau prinsip melalui pengumpulan dan analisis data (informasi) dan dilakukan secara jelas, menyeluruh, sistematis, dan dapat ditelusuri. Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan penelitian kuantitatif menurut para ahli? Kuantitatif adalah bagian dari suatu penelitian.

Dalam definisi lain, penelitian diartikan sebagai upaya seorang peneliti untuk menguji kemungkinan data  dan menghasilkan pengetahuan baru. Oleh karena itu, penelitian merupakan pionir dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Penelitian kuantitatif menurut para ahli terdapat beberapa pendapat yang dapat Anda gunakan sebagai dasar teori dalam penelitian Anda. Tentunya, pendapat-pendapat tersebut dapat mungkin saja berbeda sesuai dengan gagasan masing-masing, namun bisa juga mempunya inti dan maksud yang sama.

Penelitian memiliki dua karakteristik utama: sains dan keberlanjutan. Penelitian disebut ilmiah karena dilakukan melalui prosedur yang sistematis dan pencarian fakta yang objektif. Di sisi lain, penelitian keberlanjutan adalah proses yang berkelanjutan. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, hasil penelitian pun semakin canggih.

Penelitian kuantitatif menurut para ahli penting untuk Anda ketahui, apalagi bagi Anda yang jika seorang mahasiswa yang sedang melakukan penelitian atau lekat dengan bidang keilmiahan, tentu Anda akan membutuhkan macam-macam teori dari beberapa referensi sebagai pendukung laporan penelitian Anda.

Jenis Analisis Data Menurut Tingkatannya

Penelitian Kuantitatif Menurut Para Ahli

Menurut tingkat analisis data, penelitian dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu:

  • Penelitian Eksplorasi
    Adalah penelitian yang dilakukan untuk memperoleh informasi dasar tentang masalah yang telah atau  jarang diteliti.
  • Penelitian Pengembangan
    Yaitu penelitian yang memperluas dan memperdalam realitas dan permasalahan yang ada

  • Penelitian Deskriptif
    Dimana penelitian ini mencakup penjelasan tentang karakteristik situasi yang sedang dipelajari. Dalam penelitian deskriptif, peneliti tidak memberikan kesimpulan umum, mereka hanya menjelaskan, menguraikan, dan melaporkan objek dan situasi atau peristiwa. 
  • Penelitian Eksplanasi
    menjelaskan mengapa suatu peristiwa terjadi dengan  menganalisis hubungan antara suatu variabel  dengan variabel lain yang akan diteliti. 
  • Penelitian Inferensial
    Penelitian yang tidak hanya menjelaskan  peristiwa, tetapi juga menarik kesimpulan umum dari masalah yang sedang dibahas. 
  • Penelitian Prediksi
    Penelitian dimaksudkan untuk memberikan gambaran dan gambaran tentang potensi kejadian di masa depan.

Saat melakukan kegiatan ilmiah ini, Anda harus mematuhi aturan atau peraturan yang berlaku agar temuan yang diperoleh dianggap valid.

Metode penelitian adalah metode  ilmiah untuk memperoleh data yang bertujuan untuk menggambarkan, membuktikan, mengembangkan, menemukan, memahami, dan memahami pengetahuan dan teori untuk memecahkan masalah dalam kehidupan manusia. Penelitian kuantitatif menurut para ahli dapat And simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Apa itu Penelitian Kuantitatif Menurut Sugiyono?

Apa itu Penelitian Kuantitatif Menurut Sugiyono?

Ada tiga metode penelitian yang biasa digunakan, terutama dalam skripsi, disertasi, dan penulisan tesis. Ketiga metode tersebut terdiri dari metode kuantitatif, kualitatif, dan metode campuran. Apa itu penelitian kuantitatif menurut Sugiyono?

Sugiyono (2018) berpendapat bahwa kuantitatif adalah metode berbasis empiris (data konkret), diukur dengan menggunakan statistik sebagai alat uji suatu perhitungan terkait dengan masalah yang diselidiki dengan data dalam format numerik.

Adapun Arikunto (2006) mengemukakan bahwa penelitian kuantitatif adalah pendekatan penelitian multi numerik yang dimulai dengan mengumpulkan data, menginterpretasikan data yang diperoleh, dan menyajikan hasilnya.

Lalu ahli yang lain, seperti Emzir (2009) menjelaskan bahwa konsep pendekatan kuantitatif terutama digunakan dalam metode post-positivis dalam pengembangan ilmu pengetahuan (misalnya sebab akibat, reduksi  variabel, Hipotesis, dan strategi penelitian seperti pengukuran, observasi, teori tes), survei dan eksperimen yang membutuhkan data statistik.

Dan Creswell (2012) menyatakan bahwa penelitian yang bersifat kuantitatif, mengharuskan para penulisnya untuk dapat menerangkan tentang bagaimana variabel satu dapat mempengaruhi variabel yang lain.

Apa saja Karakteristik dari Penelitian Kuantitatif?

Apa saja Karakteristik dari Penelitian Kuantitatif?

Setiap metode tentunya mempunyai karakter yang berbeda. Tentunya seorang peneliti memiliki suatu alasan dalam pemilihan metode dalam risetnya karena metode dapat memberikan pengaruh yang besar dalam segala prosesnya. Apa saja karakteristik dari penelitian kuantitatif?

Metode kuantitatif bertujuan untuk menjelaskan, mengontrol, dan memprediksi fenomena melalui pengumpulan data yang difokuskan pada data numerik dengan pendekatan deduktif, objektif, terfokus, berorientasi pada tujuan. Memiliki jalur terstruktur, formal, ditentukan sebelumnya, tidak fleksibel yang dijelaskan secara rinci sebelum memulai penelitian.

Model eksplanasinya tentang penemuan fakta sosial tidak diturunkan dari persepsi yang subjektif, tetapi dipisahkan dari konteks dan sampel. Analisis data dilakukan secara deduktif dan statistik. Terlebih untuk mendapatkan data numerik yang biasanya dianalisis dengan cara statistik. Data kasar biasanya terdiri dari angka-angka dan analisis dilakukan pada akhir survei.

Penelitian Kuantitatif Menurut para Ahli Jurnal

Penelitian Kuantitatif Menurut para Ahli Jurnal

Secara sederhana, jurnal dapat dipahami sebagai sebuah karya tulis ilmiah yang ditulis dengan orientasi akademik. Target pembaca dari sebuah jurnal adalah peneliti, akademisi, mahasiswa, dan lain-lain. Adapun penjelasan penelitian kuantitatif menurut para ahli jurnal, salah satunya adalah sebagai berikut:

Menurut V. Wiratna Sujarweni (2014), penelitian kuantitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan pengetahuan yang dapat diperoleh (acquired) dengan menggunakan metode statistik atau cara  kuantifikasi (mengukur).

Hasil metodologinya adalah berupa hipotesis. Cara yang dapat dilakukan untuk melakukan metode ini, yaitu dapat melalui survei, dimana hal ini dilakukan untuk mendapatkan data tentang kondisi di lapangan. Pengumpulan data dapat dilakukan dengan wawancara dan pengamatan secara langsung.

Yang kedua adalah dengan eksperimen yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari variabel yang digunakan dalam kondisi yang dikendalikan oleh peneliti.

Metode Kualitatif

Selain kuantitatif, kita juga mengenal metode kualitatif, yaitu metode yang menggunakan dasar positivisme. Ini digunakan oleh peneliti untuk mempelajari keadaan objek alami (bukan eksperimen), yang merupakan sarana utama. Teknik perolehan data dilakukan dengan triangulasi (kombinasi). Analisis data bersifat induktif/kualitatif. Hasil penelitian kualitatif lebih menekankan pentingnya generalisasi.

Karakter dari metode tersebut adalah bertujuan untuk memahami dan memperdalam pemahaman fenomena sosial melalui gambaran keseluruhan. Ini mencakup nilai-nilai (subjektif), holistik, dan berorientasi pada proses, menggunakan pendekatan induktif. Dilakukan dengan menggunakan studi sejarah, etnografi dan  kasus.

Upaya untuk menggeneralisasi metode ini tidak ditentukan, karena perilaku manusia selalu bergantung pada konteks dan perlu ditafsirkan berdasarkan kasus per kasus. Data tersebut bersifat naratif dan deskriptif, berupa narasi (penjelasan lisan) tentang fenomena yang diteliti, berdasarkan  dokumen pribadi, catatan lapangan, dokumen resmi dan lainnya. Format analisis data adalah induktif, menggunakan model teori konseptual dan metode perbandingan tetap. Data biasanya berbentuk deskriptif, yang sebagian besar berasal dari wawancara dan catatan observasi.

Yang ketiga adalah metode campuran antara keduanya. Metode ini digunakan untuk mempelajari keadaan benda alam dan buatan (laboratorium), peneliti dapat berperan sebagai instrumen dan melakukan pengukuran dengan menggunakan instrumen tersebut. Teknik pengumpulan data dapat menggunakan tes, angket, dan kombinasi (triangulasi), serta analisis data bersifat deduktif (kuantitatif) dan induktif (kuantitatif). Hasil studi kombinasi akan membantu Anda untuk menggeneralisasi dan memahami artinya.

Pemirsa, demikianlah artikel hari ini. Semoga bermanfaat!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.