Penetasan Telur Secara Alami Menggunakan Apa?

cara penetasan telur secara alami menggunakan

Hai semuanya, apa kabar kalian semua? penetasan telur secara alami menggunakan cara ditetaskan oleh induk betina dengan cara dieram. Tetapi, penetasan telur secara alami dapat menggunakan induk lain yang bukan ayam juga bisa, seperti kalkun, itik manila, atau entok. Induk – induk yang akan dipakai sudah harus dalam keadaan siap mengerami.

Sebelum masa pengeraman telur, kalian perlu menyiapkan sarang untuk mengeram. Bentuk sarang pengeraman bisa mempengaruhi daya tetas telur. Sarang berbentuk kerucut dan terbuat dari anyaman bambu bisa menghasilkan daya tetas yang lebih tinggi daripada sarang yang berbentuk kotak. Sarang pengeraman untuk yang berbentuk kerucut memiliki berdiameter 40 cm dengan kedalaman 40 cm.

penetasan telur secara alami menggunakan induk selain ayam bisa memudahkan peternak menetaskan telur dalam jumlah yang cukup banyak. Induk ayam buras hanya mampu mengerami sebanyak 12 telur tetas saja. Selain itu, kalkun bisa mengerami 15 butir telur dan entok betina dapat mengerami hingga 25 butir telur.

Bagaimana Cara Membuat Alat Penetas Telur?

Bagaimana Cara Membuat Alat Penetas Telur?

selain penetasan telur secara alami menggunakan induk asli ayam atau menggunakan induk lain, ada cara yang kalian bisa coba menetaskan telur dengan cara menggunakan alat. lalu bagaimana cara membuat alat penetas telur? Harga mesin penetas telur yang diproduksi oleh perusahan relative cukup mahal dan toko penjualnya kadang kalian sulit untuk mendapatkan. Untuk kalian yang berada di daerah pedesaan bisa memanfaatkan bahan – bahan limbah yang sudah tidak dipakai lagi, salah satunya adalah dengan memakai kardus bekas wadah rokok yang sudah tidak digunakan lagi.

Ayam kampung atau yang biasa disebut ayam buras pada keadaan secara alami berkembang biak dalam satu tahun hanya 4 kali. Untuk menanggulangi akan hal tersebut kalian mengambil alih peran induk ayam dengan memakai alat tetas sendiri dengan menggunakan kardus bekas bungkus rokok.

Bahan dan alat – alat :

  1. Kardus berjenis karton box.
  2. bambu atau kayu
  3. Thermostat dan Termometer
  4. Kabel
  5. Lampu 5 watt
  6. Colokan listrik
  7. Paku
  8. Baki yang terbuat dari seng
  9. Tali

Cara Pembuatan Alat Tetas :

  1. Bentuk kardus sesuai konstruksi mesin penetas. Berikan kayu atau bambu yang ingin kalian pakai sebagai rangka supaya lebih kokoh.
  2. Buat lubang di bagian kiri dan kanan kardus. Lubang tersebut berguna untuk menjepit lampu.
  3. Buat lubang di bagian atas kardus untuk ventilasi. Kira – kira Ukurannya 5 cm X 10 cm.
  4. Merangkai thermostat dengan piting lampu.
  5. Buatlah rak telur dengan bambu. Kalau tidak bisa cukup menggunakan egg tray
  6. Buat lubang di bagian depan untuk memasang kaca pengintai.
  7. Setelah semua rangkaian jadi dan terpasang lalu colokan ke listrik, semua lampu harus sudah bisa menyala
  8. Masukan termometer yang berfungsi untuk mengetahui suhu di dalam. Perlu kita ingat jenis telur yang berbeda juga memerlukan suhu penetasan yang berbeda. Telur bebek akan berbeda dengan telur ayam.

Berapa Lama Telur Ayam Menetas Secara Alami?

Berapa Lama Telur Ayam Menetas Secara Alami?

setelah kita mengetahui menggunakan cara apa kita ingin menetaskan telur tersebut. Lalu berapa lama telur ayam menetas secara alami? Induk ayam yang bertelur akan menjaga telurnya hingga tiga minggu atau 21 hari. Induk ayam akan merawat anak – anaknya dari telur sampai menetas.

Berapa Watt Lampu untuk Menetaskan Telur Ayam?

Berapa Watt Lampu untuk Menetaskan Telur Ayam?

Saat kalian menggunakan cara menetaskan telur menggunakan alat kalian perlu lampu untuk menghangatkan suhu di dalam alat tersebut. Namun, Berapa watt lampu untuk menetaskan telur ayam?

Perlu kalian ketahui bahwa ini adalah cara menetaskan telur dengan lampu 5 watt dengan jarak 8 cm dari telur supaya telur tidak terlalu panas saat terkena cahaya lampu.

Jadi itulah beberapa cara penetasan telur secara alami menggunakan induk ayam atau induk lain, dan menggunakan alat penetas. Semoga bermanfaat untuk kalian semua. Sampai jumpa!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.