Pengenalan Tentang Apa Yang Dimaksud Dengan Teknik Potong

Apa Yang Dimaksud Dengan Teknik Potong

Apa yang dimaksud dengan teknik potong? Teknik potong adalah cara memotong bahan atau memisahkan menjadi dua bagian atau lebih, dalam pembentukan kerajinan. Kerajinan menjadi salah satu hobi untuk menyalurkan sebuah kreativitas seseorang.

Dengan adanya hal tersebut, dapat meningkatkan kualitas kerja otak semakin berkembang seiring berjalannya waktu. Apa yang dimaksud dengan teknik potong merupakan salah satu teknik dalam pembuatan kerajinan, hal memasak, dan kegiatan lainnya. Kali ini, saya akan membahas tentang materi apa yang dimaksud dengan teknik potong, sebagai penambah ilmu pengetahuan dan wawasan mengenai kerajinan. Simak penjelasan di bawah ini.

Apa yg Dinamakan Dengan Teknik Potong?

Apa Yg Dinamakan Dengan Teknik Potong?

Apa yg dinamakan dengan teknik potong? Seperti penjelasan di atas, teknik potong adalah cara memotong atau memisahkan bahan menjadi beberapa bagian untuk dijadikan sebuah kerajinan. Bahan – bahan yang dapat digunakan untuk teknik potong, yakni :

  • Dari bahan lunak, contoh seperti plastisin, tanah liat, lilin, sabun gypsum, dan hal lainnya. Dengan adanya bahan lunak, lebih mudah untuk dibentuk sebagai bahan kerajinan.
  • Bahan keras, contoh seperti kayu, besi, logam, aluminium, bambu, emas, perak, kaca, tembaga, dan hal padat lainnya. Dengan bahan keras, dapat memotong bahan yang memiliki sifat padat.
  • Bahan organik, contoh seperti batu, rotan, bambu, karet, tanah liat, dan hal sebagainya. Bahan organik adalah bahan yang berasal dari alam.
  • Bahan anorganik, contoh seperti tembaga, emas, plastisin, perak, aluminium, besi, dan sebagainya. Bahan organik adalah bahan buatan, bukan berasal dari alam.
  • Bahan daur ulang, disini akan dibagi menjadi dua bagian, yakni anorganik dan organik. Dari anorganik, contoh plastik, kaleng, kain perca, aluminium bekas, kertas, dan karton. Sedangkan organik, contoh kulit sapi, kulit domba, kelapa, sabut kelapa dan bulu ayam.

Apa yang Dimaksud Dengan Teknik Potong dan Sambung?

Apa Yang Dimaksud Dengan Teknik Potong dan Sambung?

Apa yang dimaksud dengan teknik potong dan sambung?  Teknik potong adalah teknik dengan cara memotong bahan menjadi beberapa bagian.

Sedangkan teknik sambung adalah teknik dengan cara menyambung bahan dari dua bagian atau lebih menjadi satu dalam membuat kerajinan.

Peralatan yang digunakan untuk kedua teknik tersebut, yakni jika teknik potong menggunakan pisau, golok, pedang, cutter, gunting, gergaji, tape dispenser, clurit, dan sebagainya. Jika teknik sambung menggunakan lem tembak, paku, alat las, solder, mesin jahit, jarum jahit, lem putih dan kuning.

Itulah penjelasan dari apa yang dimaksud dengan teknik potong dan teknik sambung kerajinan, yang dapat kita ketahui sebagai penambah ilmu.

Apa Saja yang Digunakan Dalam Teknik Potong?

Apa Saja Yang Digunakan Dalam Teknik Potong?

Apa saja yang digunakan dalam teknik potong? Seperti yang telah disebutkan di atas, untuk teknik potong menggunakan alat tajam sebagai pemisah bahan, seperti tang, gunting, pisau, gergaji, dan hal lainnya lagi.

Berikut beberapa cara kerja yang dilakukan pada saat membuat kerajinan dengan cara potong, sambung, konstruksi, antara lain :

  • Teknik potong : diraut, disayat, digergaji, disobek, diiris, dibelah, dicacah, dan digunting.
  • Teknik sambung : dijahit, dianyam, dipalu, dilem, disolder, distaples, dilas, dan diikat.
  • Teknik konstruksi : disablon, dicetak, dipola, dan dibentuk.

Adapun beberapa motif ragam hias yang dapat digunakan sebagai model kerajinan, antara lain :

  • Bentuk flora : ragam hias dengan motif tanaman atau tumbuhan.
  • Bentuk fauna : ragam hias dengan motif hewan.
  • Tumpal : ragam hias dengan motif tepian bentuk segitiga.
  • Geometris : ragam hias berbentuk bangun datar.
  • Meander : memiliki motif tepian lekuk siku.

Nah, itulah artikel mengenai apa yang dimaksud dengan teknik potong yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.