Penjelasan Pada Proses Eksoterm dan Endoterm

Pada Proses Eksoterm

Sebelum mengenal lebih lanjut mengenai pembahasan pada proses eksoterm dan endoterm, ada baiknya kita mengenal termokimia terlebih dahulu. Termokimia adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang perpindahan kalor dari suatu sistem atau zat yang disebabkan oleh reaksi kimia dan fisika. Termokimia ini termasuk ke dalam ilmu termodinamika yang membahas soal perubahan energi yang terjadi akibat reaksi kimia.

Partikel-partikel penyusun zat yang terus bergerak secara konstan hingga menghasilkan energi kinetik yang berbanding lurus dengan temperatur atau suhu. Artinya, saat sebuah objek dalam kondisi suhu panas atau tinggi, maka molekul penyusunnya akan bergerak cepat sehingga energi kinetik makin besar. Energi itu sendiri datang dari gaya yang dihasilkan oleh partikel penyusun zat tersebut.

Apa yang Terjadi Pada Proses Eksoterm?

  Apa yang Terjadi Pada Proses Eksoterm?

 

Eksoterm sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu ekspos yang berarti luar, dan term yang berarti kalor. Lalu, apa yang terjadi pada proses eksoterm? Dari segi bahasanya, bisa kita tarik kesimpulan bahwa pada proses eksoterm menghasilkan kalor atau panas yang terjadi akibat perpindahan kalor dari suatu sistem atau zat ke lingkungan sekitarnya. Sehingga lingkungan di sekitar sistem tersebut akan menerima panas.

Agar kalian tidak bingung, berikut Mimin berikan ciri-ciri pada reaksi eksoterm, yaitu:

  1. Sistem melepas kalor ke lingkungan.
  2. Kalor berpindah dari sistem ke lingkungan.
  3. Menghasilkan energi atau panas.
  4. Suhu lingkungan akan mengalami kenaikan.
  5. Nilai entalpi negatif.

Contoh peristiwa pada reaksi eksoterm yang paling mudah ditemui adalah ketika kita membuat api unggun. Dalam peristiwa tersebut, kayu kita bakar untuk menghasilkan api, dan api tersebut akan melepas kalor dan memberikannya ke lingkungan. Hal tersebutlah yang membuat lingkungan yang ada di sekitar api unggun menjadi lebih hangat.

Apa yang Terjadi Pada Proses Endoterm?

Apa yang Terjadi Pada Proses Endoterm?

Endoterm juga berasal dari bahasa Yunani, yaitu endo yang berarti dalam dan term yang berarti kalor atau panas. Dari sini dapat kita lihat bahwa reaksi endoterm itu merupakan keterbalikan dari reaksi eksoterm. Maka pertanyaannya adalah, apa yang terjadi pada proses endoterm? Pada proses ini terjadi perpindahan kalo dari lingkungan ke dalam sistem, atau sederhananya terjadi penyerapan kalor dari lingkungan ke sistem. Proses ini mengakibatkan suhu lingkungan di sekitar sistem menjadi turun atau lebih dingin. Hal ini disebabkan karena reaksi endoterm menyerap energi dari lingkungan, sehingga membuat energi sistem bertambah dan energi lingkungan berkurang.

Berikut Mimin berikan ciri-ciri dari reaksi endoterm ini, antara lainnya:

  1. Sistem menerima kalor dari lingkungan.
  2. Kalor berpindah dari lingkungan ke sistem.
  3. Menyerap energi atau panas.
  4. Suhu lingkungan mengalami penurunan.
  5. Nilai entalpi positif

Contoh peristiwa dari proses endoterm ini adalah es batu yang meleleh. Hal ini dapat terjadi karena adanya perpindahan kalor dari lingkungan ke dalam sistem, yaitu es batu tersebut. Perpindahan kalor itu membuat suhu di dalam es batu menjadi lebih tinggi dan akhirnya membuat es batu meleleh.

Apakah Pada Reaksi Eksoterm Entalpi Sistem Bertambah?

Entalpi sendiri adalah jumlah total energi atau kalor sistem yang nilai besarnya pada kondisi tekanan tetap dipengaruhi oleh aliran kalor yang masuk maupun keluar dari sistem. Jadi, apakah pada reaksi eksoterm entalpi sistem bertambah? Tidak, hal ini dikarenakan pada reaksi eksoterm kalor berpindah dari sistem ke lingkungan, yang berarti nilai entalpi dalam sistem adalah berkurang, dan justru nilai entalpi lingkungannya yang bertambah.

Itu dia pembahasan Mimin tentang reaksi eksoterm dan endoterm. Materi ini sangat menarik untuk dibahas bukan? Semoga artikel ini dapat membantu kalian semua tentang bagaimana proses perpindahan kalor yang terjadi di sekitar kita.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.